Selasa, 17 November 2015

PERKEMBANGAN PEMIKIRAN EKONOMI

PERKEMBANGAN PEMIKIRAN EKONOMI
 



1.  ZAMAN PRAKLASIK (Abad XVI)
Tokoh :
¨      Jean Bodin (1530 – 1596)

Merekomendasikan :
š Teori tentang harga dan uang secara sistematis
š Bahwa kenaikan harga disebabkan oleh :
1.    Peningkatan jumlah dan harga logam mulia (emas dan perak)
2.    Praktek monopoli
3.    Barang dalam negeri kurang karena diekspor
4.    Pola hidup mewah bangsawan
5.    Menurunnya nilai mata uang logam

2.  MERKANTILISME (Abad XVII)
Tokoh :    
¨      Thomas Mun (1571 – 1641)
¨      Jean Baptist Colbert (1619 – 1683)

Merekomendasikan :
š Dukungan sepenuhnya pada ekspor sehingga terjadi surplus perdagangan luar negeri
š Pembatasan ketat pada impor
š Aliansi erat antara saudagar dan birokrasi
š Akumulasi kekayaan devisa di tangan pemerintah dan saudagar
š Bunga harus tetap rendah untuk mendukung akumulasi uang dan modal

3.  MAZHAB PHYSIOKRASI (Abad XVIII)
Tokoh :    
¨Francois Quesnay (1694 – 1774)
¨A. R. J. Turgot (1727 – 1781)

Merekomendasikan :
š Mengutamakan pertanian sebagai sektor yang produktif menghasilkan surplus netto
š Quesnay mengemukakan “Analyse du Tableau Economique” (1758), yang menyajikan proses kegiatan ekonomi dalam pola arus lingkaran/ circular flow barang dan uang
š Circular flow proses kegiatan ekonomi mencakup proses produksi, pemasaran/ tukar-menukar dan konsumsi terjadi secara berulang/ reproduksi

4.  MAZHAB KLASIK (Akhir Abad XVIII-XIX)
Tokoh :    
¨      Adam Smith (1723 – 1790)
¨Jean Baptist Say (1767 – 1832)
¨David Ricardo (1772 – 1823)
¨Thomas Robert Mathus (1766 – 1834)

Merekomendasikan :
š Kebebasan untuk mengurus kepentingan sendiri dan memperbaiki kedudukan ekonomi  masing-masing
š Kegiatan ekonomi dilakukan dengan persaingan sempurna  tanpa intervensi pemerintah
š Nilai dan harga barang, tingkat upah, tingkat sewa tanah dan tingkat laba ditentukan oleh peran pasar dalam persaingan sempurna
š Menciptakan keserasian dalam kehidupan ekonomi dan kesejahteraan umum (Economic Harmony and General Welfare)
š Teori tentang nilai dan harga berdasar biaya tenaga kerja (Labour Costs Theory Of Value) atau biaya produksi (Costs Of Production Theory)          
¨      Adam Smith (1723 – 1790)
š An Inquiry Into The Nature And Causes Of The Wealth Of Nations” (1776)
š Setiap orang harus berusaha mencapai kemakmuran dimana setiap orang harus bersaing dan menggunakan sumberdaya secara optimal, oleh karena itu dibutuhkan spesialisasi tanpa campur tangan pemerintah dalam perekonomian karena sudah ada yang mengatur yang disebut tangan tidak kentara (invisible hand)
š Membedakan nilai guna dengan nilai tukar
¨      Jean Baptist Say (1767 – 1832)
š Supply/Production Creates its Own Demand” (Hukum Say) yang dikemukakan dalam bukunya “Traite d’Economie Politique” (1803)
š Dalam keadaan equilibrium, produksi selalu cenderung menciptakan permintaan akan hasil produksi itu sendiri
¨      David Ricardo (1772 – 1823)
š The Principles Of Political Economy And Taxation” (1821)
š Teori tentang nilai dan harga berdasarkan biaya tenaga kerja
š Teori tentang distribusi pendapatan, yaitu (i) teori upah yang didasari oleh teori hukum besi, (ii) teori sewa tanah dan (iii) teori laba dan bunga dari tenaga kerja yang jadi surplus bagi pemilik modal
š Teori perdagangan internasional yang berdasarkan asas keunggulan komparatif (comparative advantage) dengan melakukan pembagian kerja dan spesialisasi
š Teori tentang akumulasi dan perkembangan ekonomi termasuk masalah pertentangan kepentingan antar golongan
¨      Thomas Robert Malthus (1766 – 1834)
š “Teori Populasi Penduduk”
š Pertumbuhan penduduk menurut deret hitung, sedangkan pertumbuhan pangan menurut deret ukur
š Malthus menolak Say’s Law dengan menunjukkan adanya kekurangan dalam kemampuan berkonsumsi (underconsumption)
š Tetapi kemudian kekuatiran Malthus tidak terjadi karena dalam kemajuan iptek abad XX, sehingga pertambahan penduduk bisa dikendalikan dengan meningkatkan teknik produksi pangan

5.  MAZHAB NEO-KLASIK (Akhir Abad XIX-XX)
Tokoh : 
¨      Jerman
-   H. Heinrich Gossen (1810 – 1858)
¨      Austria
-   Karl Menger (1841 – 1921)
-   Eugen Bohm-Bawerk (1851 – 1914)
-   Frederich Von Wieser (1851 – 1926)
¨Inggris
-   William Stanley Jevons (1835 – 1882)
-   Alfred Marshall (1842 – 1924)
-   A.C. Pigou (1877 – 1959)
-   J.R. Hicks (1904 – ...)
¨Amerika Serikat
-   John Bates Clark (1847 – 1938)
-   Irving Fisher (1867 – 1947)
-   Frank W. Toussig (1859 – 1940)
¨Swiss
-   Leon Walras (1834 – 1919)
-   Wilfredo Pareto (1848 – 1923)

Merekomendasikan :
š Penekanan pada segi kebutuhan dan permintaan barang dan jasa
š Penilaian subyektif pembeli mengenai faedah (utility) suatu barang dan jasa bagi pembeli menjadi faktor yang menentukan nilai dan harganya
š Faedah marginal suatu barang ditentukan oleh penilaian subyektif pembeli (aliran faedah marginal)
š Berfaham ekonomi mikro
¨      Herman Heinrich Gossen (1810 – 1858)
š En Wicklung der Gosetze des Menchlichen Verkehrs Und Die Darausfliessenden Rageln Fuer menchliches Hardeln ” (1854) yang dikenal sebagai Hukum Gossen
š Hukum Gossen pertama, mengenai faedah marginal suatu barang yang semakin berkurang dengan bertambahnya jumlah barang tersebut atau dikenal sebagai Marginal Utility
š Hukum Gossen kedua, Kebutuhan akan selera manusia akan barang dan jasa tiada batasnya, sedangkan sumberdaya dan dana selalu terbatas
¨      Eugen Bohm-Bawerk (1851 – 1914)
š Kapital und Kapitalzins : Vol. 1, Geschicte und Kritik der Kapitalzins Theorien (1884); Vol. 2, Die Positive Theories des Kapitals (1889)
š Teori komprehensif mengenai proses ekonomi yang berpangkal tolak pada konsep faedah marginal
š Teori tentang nilai dan harga
š Teori distorsi pendapatan
š Teori modal dan bunga (Teori Agio)
¨      Alfred Marshall (1842 – 1924)
š Principles Of Economics” (1891 direvisi 1898))
š Teori perilaku konsumen (Theory of Consumer’s Behaviour) yang mengembangkan sintesa faedah marginal dan biaya marginal
š Teori nilai dan harga serta teori distribusi pendapatan
š Adanya consumer’s surplus dan producer’s surplus
š Elastisitas supply dan demand yang berhubungan dengan konsep substitusi (elasticity of substitution)
š Ekuilibrium sementara (temporary equilimbrium), ekuilibrium jangka pendek (short-run equilibrium) dan ekuilibrium jangka panjang (long-run equilibrium)
š Diungkapkan bahwa persaingan sempurna (perfect competition) tidak selalu membawa hasil yang maksimal
¨      J.R. Hicks (1904 – ...)
š Value and Capital” (1939)
š Pembaharuan konsep ekuilibrium umum
š Teori nilai dan pembentukan harga ekuilibrium umum
š Teori tentang upah dan permasalahan perburuhan
š Teori Investasi Saving – L Money (Teori IS – LM)
š Berpaham perfect competition
š Hicksian substitution effect
š Teori tentang sejarah ekonomi
š Teori nilai dalam teori moneter
š Teori siklus ekonomi
š Uraian tentang modal dan pertumbuhan
¨      Irving Fisher (1867 – 1947)
š The Purchasing Power of Money” (1911)
š The Theory of Interest” (1930)
š Time preferences and impatience

6.  MAZHAB KEYNES DAN NEO-KEYNES (Akhir Abad XIX-XX)
Tokoh :    
¨      John Maynard Keynes (1883 – 1946)
¨      Alvin H. Hansen (1887 – 1975)
¨      Paul A. Samuelson (1915 – ...)
¨      Simon Kuznet (1901 – 1985)
¨      Wassily Leontief (1906 – ...)
Merekomendasikan :
š Kegiatan ekonomi meningkat dengan kesempatan kerja secara penuh (full employment) dan adanya tekanan inflator
š Mengutamakan Aggregate Demand (AD) dan Effective Demand (ED)
š Adanya bahaya ekspansi moneter dan inflasi
š Berfaham pendekatan ekonomi makro
¨      John Maynard Keynes (1883 – 1946)
š Karyanya :
1.    The Economic Consequences of The Peace ” (1919)
2.    A Treatise on Money” 2 Vol. (1930)
3.    The General Theory of Employment, Interest and Money” (1936)
š Dalam buku “The Economic Consequences of The Peace”, Keynes memberi peringatan kepada negara-negara pemenang PD I agar tidak usah memaksakan pengembalian hutang perang kepada Jerman karena akan menumbuhkan rasa dendam dan kekuatan politik garis keras. 20 tahun kemudian statement Keynes terbukti dengan munculnya gerakan Nazi Hitler yang berujung pada meletusnya PD II
š Buku “A Treatise on Money” Vol. 1, menyajikan pemikiran Keynes mengenai teori murni tentang arti dan peranan uang; sedangkan Vol. 2, memaparkan pandangannya mengenai teori terapan perihal uang. Jadi sudah mengandung pemikiran baru yang menyangkut hasrat likuiditas (liquidity preference)
š Buku “The General Theory of Employment, Interest and Money” menyajikan bahwa pada hakekatnya teori Keynes dapat dipandang sebagai suatu teori tentang pendapatan dan kesempatan kerja
š Inti pokok dalam sistem pemikiran Keynes bersendi 3 faktor, yaitu : (i) hasrat berkonsumsi (propensity to consume), (ii) tingkat bunga (interest rate) yang berkaitan dengan hasrat likuiditas (liquidity preference) dan (iii) efisiensi marginal dari investasi modal (marginal efficiency of capital)
š Untuk mencapai sasaran pokok, yaitu tingkat kegiatan ekonomi yang menjamin kesempatan kerja penuh, maka harus ada campur tangan/ intevensi pemerintah melalui kebijakan budgeter/ fiskal yang ditujukan pada pengendalian pengeluaran aggregatif yang menjamin permintaan efektif (effective demand) secara memadai
š Ada 3 hal pokok/penting, yaitu :
1.    Hasil pemikiran Keynes membuat tidak berlaku dalil mazhab klasik yaitu seakan-akan kekuatan ekonomi dengan sendirinya menuju pada keadaan ekuilibrium dengan full employment
2.    Tabungan perseorangan menunjukkan pola hidup baik tetapi pada keadaan tertentu secara aggregat bisa menyebabkan ketimpangan antara saving dan investasi yaitu S > I
3.    Kaitan antara analisis ekonomi dengan kebijakan negara yang berpola intervensi aktif untuk menanggulangi perubahan pengeluaran aggregatif dan permintaan efektif (kebijaksanaan budgeter yang bercorak kontra siklis)

¨      Alvin H. Hansen (1887 – 1975)
š Karyanya :
1.   “Fiscal Policy and Business Cycles ” (1941)
2.    Business Cycles and National Income” (1951)
3.    A Guide to Keynes” (1953)
š Menyusun secara sistematis rangkaian pemikiran dasar Keynes
š Segi pokok pemikirannya dalam pengaruh dari berbagai cabang (ramifikasi) terhadap kebijaksanaan negara
š Kaitan hubungan timbal balik antara analisis ekonomi dan kebijaksanaan negara
š Masalah pendapatan nasional, investasi dan kesempatan kerja yang mengalami turun naik dalam perkembangan ekonomi
š Teori siklus ekonomi menjadi bagian dalam kerangka teori ekonomi umum
¨      Paul A. Samuelson (1915 – ...)
š Karyanya :
1.   “Foundations of Economic Analysis ” (1947)
2.    Economics” (1948, dan sejumlah revisi kemudian)
š Dalam buku “Foundations of Economic Analysis ”, membahas tentang hubungan timbal balik antara faktor multiplier dengan asas accelerator dalam perekonomian
š Effective Demand (ED) dipengaruhi oleh investasi langsung (Autonomous Investment) melalui faktor multiplier yang meningkatkan pendapatan. Effective Demand (ED) juga dapat distimulasi dari pengeluaran konsumen melalui asas accelerator secara tidak langsung yang akan meningkatkan investasi
š Buku “Economics” menyajikan masalah lalu lintas perdagangan dan pembayaran internasional
š Hubungan antara fiscal policy, pengelolaan Effective Demand (ED) untuk menjaga stabilitas Pendapatan/ Income (Y) dan Kesempatan Kerja (KK), keseimbangan pembayaran luar negeri dengan adanya dampak foreign trade multiplier. Jadi ada integrasi mengenai segi equilibrium internasional dalam kerangka umum teori ekonomi makro
¨      Simon Kuznet (1901 – 1985)
š Karyanya :
1.   “National Income and its Composition 1919-1938 ” (1941)
2.    Economic Change” (1953)
3.    Modern Economic Growth, Rate, Structure and Spread” (1960)
š Memantau kegiatan ekonomi dalam masyarakat dengan berpangkal pada suatu kerangka perhitungan pendapatan nasional dan unsur komponen pendapatan (Y) ® analisa pendapatan nasional beserta komposisinya
š Pengertian pendapatan – konsumsi – tabungan - investasi secara kuantitatif empiris dan berturut-turut (time series analysis)
š Terjalin suatu perpaduan dan integrasi antara ilmu ekonomi dan statistik yang mengandalkan metode matematika yang menambah dimensi pengembangan teori-teori pertumbuhan dan memantau prosesnya melalui pola gerak gelombang ekonomi jangka panjang atau pendek
¨      Wassily Leontief (1916 – ...)
š Karyanya :
1.    Studies in The Structure of The American Economy : Theoritical and Empirical Explorations in Input-Output Analysis ” (1953)
2.    The Future of The World Economy” (1976)
š Analisis Input – Output, yaitu suatu analisis tentang kegiatan antar sektoral dalam tata susunan ekonomi (inter sektoral/ inter-industry analysis) yang mencakup tabel-tabel mengenai input (sarana produksi) dan output (hasil produksi)
š Dalam analisis I – O disusun matriks arus barang dari tiap sektor dan dijual pada sektor lain dan hasilnya jadi penerimaan sektor semula. Jadi ada gambaran jelas mengenai arus pendapatan dan pengeluaran tiap sektor
š Dilakukan analisis matematika terhadap perubahan tingkat harga, tingkat bunga, beban pajak dan dampaknya terhadap permintaan aggregatif yang mempengaruhi sistem ekonomi secara keseluruhan

7.  ALIRAN MONETARIS DAN EKSPEKTASI RASIONAL (Abad XX)
Tokoh :    
¨      Milton Friedman (1912 – ...)
¨      Robert Lucas
¨      Thomas Sargent
¨      Robert J. Barro

Merekomendasikan :
š Timbulnya semacam “kontra revolusi” terhadap mazhab Keynes
š Teori pengendalian money supply melalui tingkat bunga
š Teori mengenai “dugaan” yang bersifat rasional
¨      Milton Friedman (1912 – ...)
š Karyanya :
1.    Monetary History of The United States 1867-1960 ” (1963, bersama A. J. Schwartz)
2.    The Counter-Revolution in Monetary Theory” (1970)
3.    Free to Choose” (1980, bersama Rose Friedman)
š Monetaris merupakan wujud baru dari teori kuantitas uang
š Bertolak dari adanya dis-equilibrium
š Inti pokok dari pandangan monetaris yaitu pada sebab terjadinya perubahan pendapatan nasional yang bersumber dari money demand akibat konsumsi. Jadi yang penting adalah menguasai jumlah uang beredar (JUB), yang akan berdampak pada kestabilan dan pertumbuhan ekonomi
š Monetarisme beralih dari fiscal policy ke monetary policy dengan penguasaan terhadap money supply agar terjadi stabilisasi harga, yang dilakukan oleh bank sentral
š Berpaham bahwa tidak boleh dilakukan intervensi aktif oleh kebijaksanaan pemerintah di bidang ekonomi, jadi kembali pada laissez faire, laissez aller
š Tema pokok dalam kerangka pikiran aliran supply side economics (monetaris) adalah kebijakan pemerintah harus dipusatkan pada supply barang dan jasa serta bagaimana mempengaruhi atau menguasainya
¨      Robert Lucas dan Thomas Sargent
š Karyanya :
Rational Expectations and Econometric Practice” 2 Vols. (1981)
¨      Robert J. Barro
š Karyanya :
1.    Money, Expectations and Business Cycles” (1981)
2.    Macroeconomics” (1984)
š Teori ekspektasi rasional (Theory of rational expectation) merupakan perkembangan monetaris generasi baru
š Berpangkal tolak pada dalil umum yang mendasari teori ekonomi yaitu perilaku ekonomi (economic behaviour) yang bersifat rasional dalam melakukan pilihan ekonomi dan mengambil keputusan ekonomi
š Keputusan-keputusan yang diambil sangat dipengaruhi oleh persepsi pelaku ekonomi tentang apa yang diperkirakan atau dirasakan akan terjadi di masa depan, dengan harapan akan membawa hasil faedah maksimal
š Inti pokok pemikirannya adalah bahwa jikalau semua data informasi keadaan pasar saat ini dan yang menyangkut ekspektasi masa yang akan datang digunakan oleh pelaku ekonomi secara rasional (berfaedah maksimal), maka segala sesuatu dengan sendirinya akan membawa hasil yang optimal bagi ekonomi masyarakat secara menyeluruh yaitu adanya ekuilibrium yang ditandai oleh pertumbuhan produksi dan pendapatan, kesempatan kerja secara penuh, kestabilan harga, keseimbangan neraca pembayaran luar negeri




Tidak ada komentar:

Posting Komentar