Selasa, 17 November 2015

MANAJEMEN DAN ORGANISASI

UNSUR-UNSUR ORGANISASI


  1. Kelompok Orang
  2. Kerja sama
  3. Tujuan
  4. Keterikatan Formal
  5. Susunan Hierarki
DIMENSI-DIMENSI DASAR STRUKTUR ORGANISASI

  1. Wewenang (Authority) – Hak
  2. Kekuasaan (Power) – Kemampuan
  3. Tanggung Jawab (Responsibility) – kewajiban
  4. Akuntabilitas (Accountability) – pertgjwban
  5. Komunikasi dalam organisasi (Communication within Organization) – arus informasi
  6. Hubungan Lini dan Staf (Line and Staff Relationship) – batasan wewenang
  7. Rentang Kendali (Span of Control) – pengawasan/jumlah bawahan efektif
  8. Struktur datar & Tinggi (Flat & Tall) – rentang kendali dan tingkatan manajemen
  9. Sentralisasi & Desentralisasi (Centralization & Decentralization) – delegasi wewenang
  10. Kesatuan Perintah (Unity of Order) – satu orang, satu atasan

Defenisi Organisasi
Kast & Rosensweight, 1991 = organisasi berarti menstruktur dan memadukan kegiatan, yaitu kegiatan orang-orang yang bekerja sama dalam hubungan yang saling bergantung

Organisasi (Kast & Rosensweight 1991) terdiri dari:

  1. Pengaturan yang berorientasi sasaran (goal  oriented  arrangement) orang  dengan tujuan
  2. Sistem psikososial, orang  yang berinterkasi  dalam kelompok
  3. Sistem  teknologis, orang  yang memakai pengetahuan   dan teknik
  4. Integrasi  kegiatan-kegiatan yang terstruktur, orang  yang bekerja bersama  dalam hubungan-hubungan yang berpola   


Trend  Perkembangan Organisasi (Kast & Rosensweight 1991)

  1. Peningkatan  spesialisasi membutuhkan  metode  koordinasi  dan integrasi  yang  semakin canggih.
  2. Kecenderungan  ke arah  kerjasama  maupun konflik tampak di antara  para anggota   organisasi
  3. Masalah individualisme lawan  konformisme
  4. Banyak  kekuatan yang  bekerja  dalam organisasi, sebahagian memecah, sebagian  memadu, semuanya  agak  campur aduk 




Hubungan  Teori  Organisasi  dengan Praktek Manajemen

  1. Suatu   subsistem   dari lingkungannya  yang lebih luas
  2. Suatu   pengaturan  yang  berorientasi  sasaranorang   dengan  tujuan
  3. Suatu   sub sistem teknik -  orang  yang  memakai pengetahuan, teknik,  peralatan , dan fasilitas
  4. Suatu  subsistem strukturorang  yang bekerjasama dalam aktivitas  terpadu
  5. Suatu  subsistem  psikososialorang   dalam  hubungan  sosial
  6. Sub  sistem manajerial; - perencanaan, pengawasan  dll

Kaitan Organisasi dengan Manajemen



Generasi Ilmu Manajemen
Generasi Awal: Era Pra-Manajemen

  1. Manusia dipandang sebagai mesin (manmachine)
  2. Belum dikenal penghargaan terhadap keahlian/keterampilan
  3. Semua pekerja dipandang sama (tidak ada kelebihan)
  4. Tidak ada unit yg khusus menangani urusan dan kepentingan pekerja
Era ini berevolusi ke arah karakteristik baru sbb:

  1. Pekerja dipandang memiliki keahlian/ keterampilan berbeda-beda
  2. Produktivitas meningkat bila keterampilan meningkat
  3. Penghargaan lebih tinggi bg pekerja yg lebih terampil
  4. Unit yg menangani urusan kepentingan pekerja sangat sederhana
Generasi Kedua Humanistic Management
  1. Psikologi banyak mengkontribut Ilmu Manajemen khususnya pada Human Resources Management yg fokus pada sisi kemanusiaan ; 
  2. Motivasi merupakan faktor yg kuat menentukan produktivitas; 
  3. Faktor psikologik yg banyak ditreatment utk peningkatan kinerja pekerja; 
  4. Deputi SDM merupakan unit yg lengkap dlm suatu organisasi khsusunya organisasi perusahaan; 
  5. Perubahan dari HRM menjadi HCM (Human Capital Management); 
  6. Berevolusi ke arah Heart Management (Manajemen Qalbu)
Generasi Ketiga Brainware Management
  1. Peter F. Drucker menyebut persaingan ini sebagai “knowledge to knowledge competition”, dan yang sangat penting dikembangkan sebagai kekuatan adalah how the brain learn best. 
  2. Otak dipandang sbg pusat peningkatan kemampuan manusia 
  3. Siapa yg berhasil mengelola otak dgn baik akan menciptakan keunggulan 
  4. Teori otak banyak mengkontribut Manajemen
Teori Kepemimpinan
Dahulu, teori kepemimpinan menggambarkan bahwa seorang pemimpin adalah orang yang memiliki kemampuan mempengaruhi dan menggunakan tenaga orang lain utk mencapai tujuan organisasi.

Perbedaan antara manajer dan pemimpin dibedakan dari perannya. Peran seorang pemimpin pada hakikatnya membuat kemakmuran, termasuk peningkatan kualitas ‘anak buahnya’ bahkan menjadikan pemimpin berikutnya.

Peter F.Drucker memberikan gambaran perbedaan antara manajer dengan pemimpin. Pemimpin adalah orang yang melakukan sesuatu yang benar (doing the right things), sedangkan manajer adalah orang yang melakukan sesuatu dengan benar (doing things right)


Generasi Keempat Liberation Management (Tom Peters, 1992)
Bentuk organisasi perusahaan adalah “Bunker Organization”, karena cenderung melakukan de-organization :
  1. Staff and line organization;
  2. Hunger organization;
  3. Matrix organization;
  4. Flate oraginazation;
  5. Virtual/Cyber organization

Generasi Keempat The Fourth Generation Management-The New Business Conciousness (Brain L Joyner, 1994)
  1. Peralihan dari Management by result (MBO) ke Management by process
  2. Pergeseran dr organisasi berbentuk piramida ke bentuk horisontal;
  3. Transformasi budaya organisasi dari nilai-nilai hubungan kerja yang bersifat ‘atasan-bawahan’ menjadi kemitraan yang setara dalam hubungan kerja;
  4. Perubahan dari functional teamwork menjadi role teamwork ; perubahan dari job description menjadi job role

Generasi Kelima The 5th Generation Management -Co-Creating Through Virtual Enterprising, Dynamic Teaming and Knowledge Networking(Charles M.Savage 1996)
  1. Pandangan Savage ini melengkapi dan melanjut-kan pandangan Joyner
  2. Kompleksitas perubahan dlm era global menuntut setiap perusahaan (organisasi) melakukan integrasi (keterpaduan) dan jaringan (networking) dan merupakan prasyarat bagi terbangunnya multiple strategy alliances.
  3. Peningkatan daya saing dgn membangun tim kerja yg komprehensif
  4. Bila pelanggan sebagai anggota tim berbentuk perusahaan maka kepentingan pelanggan utk meningkatkan daya saing terhadap pelanggannya harus diperhatikan (customer’s customer)
  5. Peningkatan daya saing dgn membangun tim kerja yg komprehensif
  6. Bila pelanggan sebagai anggota tim berbentuk perusahaan maka kepentingan pelanggan utk meningkatkan daya saing terhadap pelanggannya harus diperhatikan (customer’s customer)

Generasi Kini: Quantum Management

  1. Generasi ini juga diawali oleh pandangan Peter F. Drucker mengenai “knowledge to knowledge competition”;
  2. Ilmu Eksakta banyak menyumbang kepada ilmu manajemen;
  3. Mengelola perubahan (Change management) 
  4. Kecepatan (speed) menjadi penentu strategi meraih keunggulan (quantum)
mmm

mmmm
mmmm
mmmm







Tidak ada komentar:

Posting Komentar